Pekan Berbagi Senyum bersama Rumah Zakat

20151030100612_IMG_8892[1]Jumat, 30 Oktober 2015 sekali lagi menjadi hari penuh bahagia. Selain bisa berbagi pengetahuan dan ketrampilan, berbagi senyum adalah bentuk berbagi yang paling sederhana. Iya, hari itu saya diberi kesempatan untuk bergabung menjadi guru tamu dalam kegiatan Pekan Berbagi Senyum oleh Rumah Zakat.

Pekan Berbagi Senyum adalah kegiatan sosial yang dilaksanakan secara sukarela oleh masyarakat umum untuk berbagi ilmu yang mereka pahami dan kuasai kepada masyarakat di wilayah binaan RZ. Kegiatan ini pula menjadi sebuah media bagi donatur RZ untuk memiliki kesempatan berinteraksi langsung bersama para Penerima Manfaat (PM). Pekan Berbagi Senyum dengan tema “Pendidikan” kali ini dilaksanakan tanggal 18, 26 – 31 Oktober 2015. Pada tanggal 18 Oktober 2015 dilaksanakan Pekan Berbagi Senyum bagi peserta yang menjadi Mentor Tamu berbagi ilmu kepada anak juara yang dilakukan saat pembinaan. Pembinaan Anak juara dilakukan bagi anak-anak yang mendapat beasiswa pendidikan RZ. Sedangkan pada tanggal 26 – 31 Oktober 2015 dilaksanakan bagi peserta yang menjadi Guru Tamu memberikan ilmu kepada Siswa Juara yang bersekolah di Sekolah Juara binaan RZ.

Alhamdulillah, kali ini saya diberi kesempatan untuk menjadi salah satu bagian dalam kegiatan positif ini. SD Juara Jakarta Selatan adalah tempat saya berbagi. Pada awalnya saya yang masih minim akan ilmu, pengetahuan, dan pengalaman sempat ragu dan berfikir keras untuk memilih ide apa sebagai sarana berbagi kepada adik-adik. Dari kebimbangan tersebut saya teringat pada waktu SMA, bapak saya mengajarkan kepada saya untuk membuat dream book, sebuah buku yang berisi tentang cita-cita dan mimpi-mimpi saya. Entah kekuatan dari mana yang kemudian saya percaya bahwa kekuatan mimpi itu benar-benar ada ketika kita berani bermimpi, menuliskan mimpi kita, dan berbagi mimpi kepada orang lain. Berbekal dari pengalaman tersebut saya mempunyai ide untuk mengajarkan kepada adik-adik SD Juara Jaksel membuat pop up dreams. Media kali ini sedikit berbeda, karena cita-cita dibuat semenarik mungkin dalam bentuk pajangan pop up. Penasaran? lihat postingan berikutnya yaaa. Tidak hanya sebuah bentuk kerajinan tangan, akan tetapi lebih menekankan kepada membangun semangat mimpi adik-adik untuk berani bercita-cita dan berani bercerita tentang cita-citanya.

Kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut menorehkan banyak cerita. Tak disangka adik-adik SD Juara Jaksel memiliki kreatifitas yang tinggi dan cita-cita yang patut untuk diapresiasi.

 

Leave a Reply