Desa Mandiri Purwakarta

Desa Mandiri Purwakarta adalah program kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Universitas Indonesia dan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat Purwakarta dalam mengatasi masalah yang terdapat di masyarakat, serta membantu meningkatkan potensi yang ada baik dari segi ekonomi, budaya, dan lainnya. Program yang diberi nama Program Desa Mandiri Berbasis Budaya di kab. Purwakarta ini merupakan suatu program berkelanjutan yang rencananya akan dicanangkan selama 3 tahun. Saat ini hanyalah langkah awal sebagai pencanangan perdana dan dimulainya bentuk kerjasama nyata ini.

Pada Sabtu, 14 November 2015, saya dan kurang lebih 30 mahasiswa UI dari berbagai fakultas yang ada mendapatkan training sebelum diterjunkan langsung di tiga desa yang ada di Purwakarta. Bangga dan syukur tak ternilai bisa bergabung bersama teman-teman yang hebat, dosen, dan seluruh tim lainnya. Ada tiga desa yang menjadi fokus lokasi program, Desa Pusakamulya, Desa Sumurugul dan Desa Nagrog. Selama tiga hari, pada tanggal 19-21 November 2015 kami berada di lokasi untuk melakukan pendekatan ke warga, data collecting, serta mencari potensi karya seni dan budaya yang ada disetiap desa tersebut.

Sebelumnya, penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta dan Universitas Indonesia dilaksanakan pada Rabu (11/2/2015) lalu.  Pemkab Purwakarta Gandeng UI Bangun 5 Desa Universitas Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, meminta kerja sama UI untuk membangun lima desa percontohan. Pembangunan dan pengembangan desa berbasis kultur akan dikembangkan di lima desa tersebut secara holistik. Lima desa yang dimaksud adalah Desa Pusakamulya di Kecamatan Kiarapedes, Desa Sumurugul dan Nagrog di Kecamatan Wanayasa, Desa Linggamukti di Kecamatan Darangdan, dan Desa Sukamulya di Kecamatan Tegalwaru. Ke depannya, Bapak Dedi Mulyadi menargetkan kelima desa itu menjadi desa adat yang seluruh kehidupannya berjalan mandiri dengan kekuatan potensi dan kulturnya. “Pertanian, pendidikan, sosio-kulturnya berjalan alamiah tanpa sentuhan modernitas sehingga nanti, ke depannya, potensi wisata desa ini akan berkembang sendiri,” tutur Dedi.

Sumber:

 

2 Responses to “ Desa Mandiri Purwakarta ”

  1. Mendengar paparan sang menteri, Dedi tak segan mengungkapkan, semenjak menjabat dirinya sudah menjadikan desa sebagai fokus utama pembangunan. Desa menjadi fokus pembangunan di Purwakarta, bahkan ada lima desa yang kita buka isolasinya melalui pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 57 kilometer, kata Dedi.

  2. i like this website so much!

Leave a Reply